Senin, 10 September 2018

DAMPAK KE-ALPA-AN MEMBACA

DAMPAK KE-ALPA-AN MEMBACA


Membaca merupakan sesuatu yang sangat menyebalkan bagi kaum mayoritas bangsa Indonesia. Pasalnya Indonesia sangat buruk sekali dalam hal konsistensi membaca. Namun dalam dunia perkuliahan kemalasan ini tidaklah lagi berguna. Membaca banyak referensi buku  menjadi kegiatan yang sangat wajib dilakukan oleh mahasiswa. Mau tidak mau mahasiswa harus memaksakan dirinya untuk membaca buku yang sesuai dengan apa yang diperlukannya.

Berhari-hari mahasiswa diminta untuk membuat karya tulis, baik artikel, makalah, laporan penelitian, dan sebagainya. Bayangkan saja, dengan ke-alpa-an membaca mana mungkin mahasiswa dapat menyelesaikan seluruh tugasnya ? Hanya sekedar plagiat karya orang saja tidak cukup apabila tanpa di baca. Seorang plagiat akademik yang profesional pun juga pasti akan membaca seluruh isi karya tulis orang yang akan diplagiatnya dan membandingkannya dengan karya tulis yang lainnya untuk mencari kesempurnaan.

Maka dari itu ke-alpa-an membaca ini sungguh-sungguh sangat harus dihilangkan, lebih-lebih pada diri seorang mahasiswa. Karena percuma saja mempunyai gelar kalau kegiatan sehari-hari terlepas dari membaca. Sama halnya dengan pensil yang terus digunakan tanpa harus diasah, otak juga semacamnya. Digunakan berpikir setiap hari kalau tidak di asah dengan membaca buku maka akan semakin  dangkal pula cara berpikirnya.

Oleh sebab itu mulailah belajar membaca dari hal-hal kecil yang kalian suka, yang berhubungan dengan jurusan kalian, dan yang bermanfaat bagi kalian. Sebab dampak dari ke-alpa-an membaca sangatlah buruk bagi generasi penerus bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar