MENPOR NEGATIF YANG HARUS DIHILANGKAN
Laporan memang sangat penting. Tanpa adanya laporan maka seseorang tidak akan memperoleh informasi. Sama halnya dengan hubungan anak dan orangtua. Apabila anak tidak melapor kepada orang tua atas apa yang terjadi di sekolah maka orang tua tidak akan memperoleh informasi apapun atas kegiatannya di sekolah. Apabila sudah terjadi demikian maka jalan lain adalah orang tua yang menanyakan laporan tersebut kepada anaknya atas apa yang telah terjadi di sekolahannya.
Melalui laporan ini hubungan anak dengan orang tua akan semakin dekat, namun harus diperhatikan saat mengajari anak untuk melaporkan sesuatu. Laporan yang baik harus mengandung laporan positif bukan laporan negatif.
Laporan positif dan negatif itu seperti apa ?
Laporan positif itu seperti melaporkan hasil belajar dikelas, sedangkan laporan negatif itu seperti laporan atas pergaulan anak di sekolah yang sedang bertengkar dengan temannya dan saling berargumen mencari celah pembelaan diri.
Maka untuk para orang tua harus cerdas memposisikan diri atas laporan atau curhatan anaknya. Apabila anak melapor karena telah melakukan pertengkaran disekolah maka sebagai orang tua jangan langsung mengklaim bahwa anaknya benar.
Orang tua harus terus menginterogasi sang anak untuk mendapatkan seluruh kronologis kejadiannya. Baru selanjutnya memberikan pandangan serta solusi kepada anaknya siapa yang bersalah dan berhak meminta maaf. Karena jika hanya mendengarkan sedikit penjelasan dari anak anda maka bisa jadi sang anak memberikan laporan yang tidak sebenarnya dan mencari celah untuk melakukan pembelaan kebenaran atas dirinya. Sejatinya anak seusia SD sudah sangat pintar memutar balikkan fakta.
Dengan tidak mengklaim bahwa anak anda-lah yang paling benar maka ini akan memberikan pengertian pada anak bahwa ‘tidak selamanya orang tua akan selalu membela anaknya’. Dari tindakan interogasi yang dilakukan orang tua untuk mengetahui kronologi secara pasti ini sama hal nya mengajarkan kepada anak bahwa menyampaikan sesuatu itu memang harus lengkap.
Selain itu hal ini juga dapat membentuk diri anak agar tidak terlalu memiliki mental pelapor (menpor), yang mana sedikit-sedikit melapor pada orang tua. Dengan demikian apabila suatu saat sang anak memiliki masalah maka ia akan berusaha menyelesaikannya sendiri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar