HINDARI HAL-HAL BERBAU SALAH KAPRAH DALAM MENDIDIK MENTAL ANAK
Rasa takut akan menciptakan traumatik tersendiri bagi setiap orang. Sejatinya rasa takut tidak untuk dipelihara tapi untuk dilawan. Namun kebanyakan orang justru gembira melihat orang lain yang mempunyai ketakutan terhadap sesuatu. Mereka justru menjahili seseorang tersebut dengan sesuatu yang ditakutinya. Ini sangat fatal.
Menakut-nakuti sesuatu sering terjadi pada usia anak/remaja kepada teman sebayanya. Namun apa jadinya bila tindakan menakut-nakuti ini dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya ? Apakah hal semacam ini merupakan didikan yang baik ?
Kesalahan mendidik yang dilakukan orang tua tidak hanya soal perbedaan porsi kasih sayang seperti pada postingan sebelumnya. Di postingan kali ini saya akan mengungkapkan kesalahan orang tua saat mendidik anak dalam hal menakut-nakuti sang anak. Tak jarang tiap orang selalu mendidik anak dengan menakut-nakuti. Seperti halnya menakut-nakuti anak saat tidak mau makan. ‘Nanti kalau tidak makan sakit loh, kalau sakit dibawa ke pak dokter lalu disuntik dengan jarum’. Dengan begitu anak kemudian mau makan sesuap demi sesuap dengan terpaksa lantaran ditakut-takuti.
Tindakan melalui contoh diatas sangat salah, jangan senang kalau anak anda doyan makan lantaran ada sebab ditakut-takuti, bisa jadi anak benar-benar takut karena membayangkan hal yang tidak-tidak. Bisa jadi suatu saat ketika anak anda sakit dan mengharuskan untuk dibawa ke dokter untuk disuntik maka anak akan lebih ketakutan karena pengalamannya yang pernah ditakut-takuti oleh orang tuanya.
Jadi untuk para orang tua jangan pernah sekali-kali memaksakan anak menghabiskan makan atau mengharuskan anak melakukan hal lain dengan memberikan motivasi atas rasa takut yang diberikan, karena ini akan menanamkan mental penakut dalam diri sang anak. Dari hal sepele semacam itu dapat berkelanjutan seperti contohnya ketika anak sudah remaja dan bercita-cita menjadi dokter namun terhalang oleh rasa takutnya.
Maka bagi orang tua sangat penting untuk mengetahui cara mendidik anak dengan baik, agar tidak salah kaprah dalam membentuk mental anak. Anak sehat karena makan banyak tapi psikisnya mlempem bagai kerupuk, kan jadinya tidak seimbang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar