Senin, 10 Desember 2018

PENJARA INI SUDAH DIBUAT NYAMAN NAMUN TAHANAN MASIH MERASA TAK BETAH. KENAPA BEGITU ?

PENJARA INI SUDAH DIBUAT NYAMAN NAMUN TAHANAN MASIH MERASA TAK BETAH. KENAPA BEGITU ?


Banyak diantara kita membayangkan sesuatu yang menyeramkan saat berbicara soal penjara. Asumsi yang sama ini terjadi karena banyak sinema elektronik yang mengangkat kisah didalam penjara. Dimana tergambar jelas dalam sinema tersebut bahwa hidup dipenjara itu tidak bebas karena terkurung didalam sel. Dan tak jarang antara satu tahanan dengan tahanan lain dibiarkan saling beradu.

Tahukah kamu, sebenarnya penjara tidak semenyeramkan itu. Setting penjara dibuat sangat nyaman. Kehidupan yang saling diadu dalam penjara seperti disinema elektronik juga tidak benar, karena dalam penjara seluruhnya hidup secara rukun. Selain itu, tahanan juga tidak selamanya berada didalam sel, akan ada saat dimana mereka keluar dari sel melakukan kegiatan namun masih dilingkungan lapas.

Seperti di LPKA (lembaga pembinaan kelas anak) Pria Tangerang. Penjara Anak ini sangat nyaman, kondisi penjara disetting seperti sekolah. Karena sejatinya setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk melaksanakan pendidikannya. Oleh sebabnya setiap lapas anak selalu disetting sedemikian rupa mirip dengan gedung sekolah untuk melaksanakan pendidikan mereka.

Perlu kalian ketahui, LPKA Pria Tangerang ini fasilitasnya sangat bagus. Terdapat ruang praktik mesin untuk jenjang SMK, terdapat perpustakaan untuk mereka mengerjakan tugas jika suatu waktu memerlukan sumber belajar tambahan, terdapat galeri keterampilan untuk memajang setiap karya anak didik lapas, terdapat ruang komputer untuk anak multimedia, pun juga terdapat lapangan multifungsi yang digunakan anak didik lapas untuk kegiatan mata pelajaran olahraga.

Saya rasa semuanya sesuai dengan fasilitas sekolah pada umumnya. Untuk membedakan tiap jenjang anak lapas ini maka diberikanlah seragam lengkap dengan atributnya dari bantuan dana bos yang mana telah terjadi kerjasama antara kemendikbud dengan kemenkumham dalam melakukan pelayanan pendidikan pada anak yang melangga aturan norma ini.

Walau lapas telah disetting senyaman demikian mereka masih tetap dibuat tidak betah. Bukan masalah kondisi lapas, melainkan mereka tidak betah menahan rindunya dunia luar. Rindu akan keramaian diluar lapas, bermain bersama teman-teman sekampung, rindu berkumpul dengan formasi lengkap yang keluarga, rindu segala hal yang tidak mereka dapatkan didalam lapas.

Lebih-lebih untuk mereka yang rumahnya terlampau jauh dari lapas. Orangtua mereka akan sangat jarang sekali berkunjung ke lapas. Mau tidak mau mereka harus mampu menahan beratnya rindu keluarga.

Setelah mengetahui kondisi lapas berdasarkan artikel yang saya tulis, berhentilah berpikir tentang hal-hal menyeramkan (negatif) didalam penjara. Karena penjara tidak semenyeramkan itu. Sama halnya dengan lapas anak, lapas orang dewasa juga tidak menyeramkan sama sekali.

Senyaman dan setidak menyeramkan apapun namun tetap tidak akan terasa nyaman jika kita jauh dari orang-orang yang kita sayang. Oleh sebabnya bersyukurlah kalian yang masih mampu menjaga perilaku kalian, jangan sesekali berbuat onar hingga masuk kedalam jeruji besi. Jadilah warga negara yang baik dan santun. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar