SEBAB VISI HIDUP MEMBAWAMU PADA KESUKSESAN
Menulis sejatinya fitrah manusia. Wajar bila Allah swt menurunkan kitab suci-Nya secara tertulis yang dibaca oleh seluruh umat manusia dari sejak ia diturunkan hingga sekarang. Al-Quran menjadi kitab suci yang terus ditelaah, dikaji dan ditafsirkan berjaman-jaman sebagai solusi atas permasalahan yang muncul pada umat manusia. Al-Quran merupakan al-huda yang artinya petunjuk. Dimana tujuan hidup manusia akan tercapai dengan baik ketika berpegang teguh pada Al-Quran.
Berdampingan dengan Al-Quran, dalam hidup manusia juga harus memiliki visi atas apa yang dicita-citakannya. Hal demikian agar terarah tentang segala sesuatu yang dilakukannya.
Sebab visi hidup membawa manusia pada kesuksesan. Visi merupakan mimpi atau cita-cita yang ingin dicapai dalam rentang waktu tertentu. Manusia yang beradab memiliki visi yang jelas tentang peta hidup dan inilah yang sesungguhnya menjadikan visi sebagai aset termahal dalam diri manusia.
Seperti pada meme yang sering muncul mewarnai akhir tahun dan sempat viral seperti, “Resolusi 2018: Melanjutkan resolusi 2017 yang belum tercapai, yang dibuat tahun 2016 yang direncanakan tahun 2015 yang dicita-citakan tahun 2014”. Intinya adalah tidak ada resolusi kecuali menjalankan aktivitas sesuai yang dicita-citakan berdasarkan visinya bukan hanya sekedar ucapan belaka yang dibesar-besarkan. Setelahnya apabila belum tercapai dapat digunakan sebagai evaluasi untuk kedepannya.
Jangankan evaluasi, menyiapkan apa yang akan dilakukan, barangkali tidak terpikirkan bagi sebagian besar manusia. Kebanyakan manusia hanya melakukan segala sesuatu dengan pasrah pada takdir. Padahal sejatinya takdir dapat diubah apabila manusia mau berusaha.
Lagi-lagi, karena zona nyaman menjadi kambing hitam. Padahal segala sesuatu bisa diubah. Namun tidak dapat menjadi lebih baik lantaran orang itu sendiri menjadi penyebabnya, diantaranya:
- Kebanyakan orang tidak menganggap visi adalah suatu yang penting; dan
- Keinginan sebagian orang untuk berubah ada, tetapi keinginan ini tidak dituliskan, sehingga terlupakan, terkubur oleh rutinitas lainnya.
Oleh sebabnya, menuliskan visi, mimpi dan keinginan yang akan dicapai itu sangatlah penting dalam mengiringi hidupmu. Mengapa perlu dituliskan keinginan tersebut, berikut alasannya:
- Sejatinya menuliskan keinginan itu adalah doa yang terus dapat diingat kapanpun dan dimanapun. Bila kita menuliskan keinginan tersebut dalam kertas tempel dan menempatkannya pada tempat-tempat yang biasa kita lewati seperti pada cermin lemari maka hal itu akan memberikan kekuatan pada diri kita. Kekuatan keyakinan dalam diri ini akan memberikan sugesti pada diri kita bahwa semua itu dapat tercapai dengan izin Allah Swt dan diiringi dengan usaha.
- Menuliskan keinginan merupakan bentuk memprioritaskan hal yang penting untuk dicapai. Dengan menulis, maka kita mampu mengetahui keinginan mana yang dipandang penting dan mana yang tidak penting. Penting memiliki arti harus segera dituntaskan.
- Menuliskan keinginan adalah wujud komitmen oleh yang menuliskan dan sekaligus dapat dibaca oleh orang-orang terdekat. Orang-orang terdekat ini dapat terus mengingatkan kepada si penulis dalam bentuk semangat, motivasi yang menjadi daya ungkit untuk mewujudkannya.
Demikian yang harus kita lakukan agar hidup kita terarah dan tidak sia-sia segala waktu yang telah kita lewati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar