- SEBERAPA PENTING PENDIDIKAN DALAM KANDUNGAN
- PENTINGNYA MEMAHAMI ILMU CARA MENDIDIK ANAK
- MEMINIMALISIR KATA 'JANGAN' PADA USIA PERKEMBANGAN ANAK
- HINDARI HAL-HAL BERBAU 'SALAH KAPRAH' DALAM MENDIDIK MENTAL ANAK
- MENPOR NEGATIF YANG HARUS DIHILANGKAN
- WASPADA BERITA HOAX PADA ANAK
- JADILAH IBU DET*OL
- BERIKAN UMPAN , JANGAN JAWABAN!
- BERTEMAN dengan ANAK BEASISWA, HARUSKAH ?
- DAMPAK KE-ALPA-AN MEMBACA
- PELACUR AKADEMIK
- DOSEN SEBAGAI PANUTAN
- INGATKAN PADA DIRIMU BAHWA KARMA ITU BENAR ADANYA
- ALIBI TENTANG ORGANISASI
- KALAU TIDAK SESUAI BAGAIMANA ?
- EGOENTRIS
- BENALU PENDIDIKAN
- JADWAL AMBURADUL
- PANGGILAN ALLAH YANG DIABAIKAN
- CINTAI OTAKMU B'LAJAR T'RATUR TIAP HARI!
- NEGERI vs. SWASTA
- SEMPITNYA DEFINISI PANDAI
- TEACHERPRENEUR
- STIGMA NEGATIF
- STIGMA POSITIF
- USAI PERGANTIAN KEPALA SEKOLAH, SD INI BERUBAH JADI GUDANG SAMPAH BOTOL PLASTIK!
- DISANGKA BODOH, TERNYATA ANAK INI BERKEBUTUHAN KHUSUS
- PESAN TERSIRAT LIRIK LAGU IWAN FALS INI BIKIN MAHASISWA MERENUNG
- PENJARA INI SUDAH DIBUAT NYAMAN NAMUN TAHANAN MASIH MERASA TAK BETAH. KENAPA BEGITU ?
- HAHA-HIHI KEMUNAFIKAN TENAGA PENDIDIK
- SEBAB VISI HIDUP MEMBAWAMU PADA KESUKSESAN
- INI DIA KUNCI SUKSES CALON GURU SD
- MENYANYI LAGU 'HAY TAYO' DI TEMPAT UMUM DENGAN KERAS SAMA SAJA KAU MENCETAK DOSA BERLIPAT-LIPAT
- TAHUKAH MAMAH, APA YANG DIPIKIRKAN ANAK SAAT ORANGTUANYA BERMAIN GADGET DI SAMPINGNYA ?
- KONSEKUENSI DAN APRESIASI ADALAH SEBAGIAN DARI BENTUK MOTIVASI
- SERAM! TERNYATA INI DAMPAK NERBANGIN BALON KE LANGIT ! MASIH MAU BERGEMBIRA DENGAN NERBANGIN BALON ?
- GAGAL PAHAM! SLOGAN POLRI ‘INI’ SEPERTINYA PERLU DIROMBAK ULANG
- 3 HAL ‘INI’ MEMBUAT ANDA BERPIKIR DUA KALI UNTUK MASUK JURUSAN PGSD
- FILOSOFI JAWA: AJINING DIRI SAKA LATHI, AJINING RAGA SAKA BUSANA
- MEREKA TERKURUNG TAPI TAK BISA MENGURUNG PEMIKIRAN DAN KREATIFITAS
- HILANGKAN SIKAP TIDAK ENAK HATI
- HIDUP TIDAK SELAMANYA EMPATI. SELALU ADA SIKAP MASA BODOH UNTUK MAJU
- ITU GIGI ATAU RUMAH, KOK BANYAK PAGAR ?
- GENERASI MILENIAL TIDAK PUNYA PRIVASI ?
- CURANG: BEREDARNYA PULPEN PINTAR YANG MENJAMIN KELULUSAN?
- DIBALIK, 'ALAH GITU DOANG!'
- “MABAR KUY!” MASIHKAH TERDENGAR ANSOS ?
- ‘ANJING, GOBLOG, BANGSAT, BAJINGAN’ BUKAN MELULU SOAL KETIDAKSOPANAN
- SAAT TERKENAL MEMBUAT SEORANG MERASA TERANCAM
- PENGETAHUAN DIUKUR DARI SEBERAPA BESAR KAPASITAS HANDPHONE
Selasa, 11 Desember 2018
INDEX
Senin, 10 Desember 2018
PENGETAHUAN DIUKUR DARI SEBERAPA BESAR KAPASITAS HANDPHONE
PENGETAHUAN DIUKUR DARI SEBERAPA BESAR KAPASITAS HANDPHONE
Sejatinya seseorang dapat dikatakan memiliki segudang ilmu karena memang dirinya sangat mumpuni dalam memahami segala hal yang dibelajarinya. Namun berbeda dengan kebanyakan generasi milenial saat ini, pengetahuan diukur dari seberapa besar kapasitas handphone yang dimiliki untuk menyimpan berbagai informasi yang dibutuhkannya.
Karena sejatinya era sekarang ini sudah jauh berbeda, seperti halnya perpustakaan. Saat ini perpustakaan didesain secara online, karena internet yang mulai merajalela. Dimana sangat mudah mengakses segala hal secara online, seperti membeli buku elektronik, sehingga hal ini memungkinkan ketika seseorang tidak memiliki kapasitas yang besar maka buku koleksi buku yang dimilikinya juga sedikit.
Tidak sedikit pendagang buku di toko buku, bahkan masih sangat banyak. Namun kebiasaan orang jaman sekarang yang lebih menyukai hal-hal berbau instan dan ringan. Maksudnya jika buku-buku cetak dibawa dalam tas akan terasa sangat berat karena banyak, lain halnya denga buku-buku elektronik. Mau seberapa banyak buku elektronik yang dibawa tidak akan terasa berat karena hanya disimpan dalam satu tempat saja yaitu memory handphone. Inilah sebabnya mengapa mayoritas generasi milenial pengetahuannya diukur dari seberapa besar kapasita handphone-nya, bukan seberapa besar kapasitas otaknya dalam mengingat berbagai ilmu pengetahuan.
SAAT TERKENAL MEMBUAT SEORANG MERASA TERANCAM
SAAT TERKENAL MEMBUAT SEORANG MERASA TERANCAM
Siapa yang tidak ingin terkenal ?
Omong kosong seseorang tidak ingin terkenal!
Dalam hati kecil manusia pasti ada sedikit rasa untuk tetap ingin terlihat eksis dihadapan banyak orang. Dikenal banyak orang, dipuji, dibangga-banggakan.
Rasanya menyenangkan saat dikenal banyak orang. Ketika kita kesusahan dijalan, mudah saja orang lain menolong kita karena sudah mengenal.
Tidak ada orang yang menyangka bahwa terkenal akan menimbulkan kerugian. Namun pada kenyataannya begitu. Seseorang yang terkenal justru sering merasa tidak enak pada banyak orang ketika dimintai pertolongan.
Pun juga sering kita lihat dalam social media orang-orang terkenal, mereka sering mendapatkan sindiran ataupun komentar negaif dari khalayak ramai. Selain itu juga orang-orang terkenal selalu menjadi bahan perbincangan banyak orang, seakan apapun yang ia lakukan serba menimbulkan kesalahan.
Misalnya saja pemain sinetron. Terlihat sekali pemain sinetron yang memerankan perilaku antagonis banyak dibenci oleh netizen. Padahal itu tuntutan profesi untuk dapat memerankan sifat antagonis dengan sangat totalitas. Seketika social media artis pemeran antagonis tersebut banjir dengan berbagai hujatan maupun komentar negatir dari netizen.
Sama halnya artis, Presiden yang merupakan orang terkenal dan terhormat nomor satu di negara juga sering mendapat hujatan dari rakyatnya sendiri.
Ayolah! Hidup jangan terlalu banyak mengomentari orang lain. Seperti hidupmu paling benar saja!
Berkacalah!
Siapa tahu sisi diri mereka yang kalian anggap megatif itu justru memberi keuntungan bagi kalian. Misalnya artis yang berperan sebagai tokoh antagonis, bayangkan saja jika tidak ada dia. Sinetron tidak akan berjalan dengan baik. Kamu tidak jadi terhibur karena sinetron itu terkesan monoton karena semua pemainnya berperan baik.
Pun juga presiden. Jangan hanya berkomentar! Kalian kita jadi presiden mudah ?
Apalagi mengatur rakyat yang susah diatur seperti kalian. Haduh elus dada berulang kali rasanya. Kalian sendiri yang sering berprasangka buruk, sebisa mungkin harus membentengi pikiran kalian dengan prasangka baik bahwa presiden sudah bekerja sebaik dan sekeras mungkin untuk rakyatnya. Karena sudah dapat dipastikan berkomitmen dalam pekerjaan itu pasti ada dalam visi setiap orang, apalagi presiden.
Jadi begitulah. Menjadi terkenal itu tidak selamanya menyenangkan. Segi menyenangkan hanya sebatas karena banyak orang yang mengenali kita, untuk selebihnya tidak ada.
‘ANJING, GOBLOG, BANGSAT, BAJINGAN’ BUKAN MELULU SOAL KETIDAKSOPANAN
‘ANJING, GOBLOG, BANGSAT, BAJINGAN’ BUKAN MELULU SOAL KETIDAKSOPANAN
Bagaimana perasaanmu ketika dipanggil dengan sebutan binatang ?
Seperti ‘anjing’ misalnya ?
Mungkin sebagian dari kita atau bahkan mayoritas dari kita akan terlihat sangat marah ketika mendengar ucapan tersebut. Karena sensitifitas tiap orang cenderung berbeda. Selain itu juga pergaulan yang tidak terbiasa dengan sebutan-sebutan semacam itu mungkin akan merasa sangat tidak nyaman ketika mendapati orang lain memanggilnya dengan sebutan tersebut.
Memang terkadang orangtua mendidik kita untuk tidak mengucapkan kata-kata buruk, karena sejatinya penilaian diri selain dari penampilan juga dari lisannya. Namun pergaulan tidak dapat dipungkiri. Tidak semuanya orang-orang disekitar kita adalah orang baik, tidak semuanya orang-orang disekitar kita berlatar belakang dari keluarga yang berpendidikan. Banyak disekeliling kita yang bahkan dekat dengan kita memiliki latar belakang lebih buruk dari kita, sehingga terlihat dari segala ucapan yang dilontarkannya berbunyi kasar. Yang pada akhirnya dapat memengaruhi kita untuk mengikutinya.
Namun kembali lagi, seluruhnya tidak dapat dipukul rata bahwa seseorang yang mengatakan perkataan kotor adalah orang-orang yang berkepribadian buruk. Dosen saya yang tergolong orang berpendidikan mengakui sering menyebut temannya dengan sebutan ‘bajingan’ karena memang saking akrab dan dekatnya, dan tidak ada rasa saling tersinggung dari keduanya.
Pun juga untuk kata yang tergolong sekawan dengan kata ‘anjing’, ketika seseorang sudah sering menggunakan kata-kata kotor tersebut maka rasanya tidak akan lagi terdengar kotor, karena sejatinya kata-kata tersebut sudah menjadi bahasa ibuan atau bahasa sehari-hari yang sering dilontarkan oleh anak muda. Jadi kata-kata tersebut tidak selamanya bermakna ketidaksopanan melainkan berubah menjadi bahasa persahabatan ketika keduanya yang saling mengucap dan mendengar sama-sama saling terbiasa menggunakan kata-kata tersebut.
“MABAR KUY!” MASIHKAH TERDENGAR ANSOS ?
“MABAR KUY!” MASIHKAH TERDENGAR ANSOS ?
Generasi Milenial sering kali disebut sebagai generasi anti sosial. Yang mana penilaian itu selalu dilihat dari apa yang mereka bawa yaitu gadget. Kemanapun mereka pergi tak pernah lupa membawa gadget. Bahkan sampai lupa waktu segalanya, entah itu lupa mandi, lupa makan, lupa dengan orang-orang disekitarnya. Hingga akhirnya banyak orangtua yang mengecap bahwa generasi milenial adalah generasi anti sosial, sebab sering menyendiri dan menyibukkan diri dengan gadget-nya.
Memang benar gadget membuat anti sosial bagi kebanyakan orang, namun tidak selamanya orang yang memegang gadget adalah orang yang anti sosial. Hanya segelintir orang yang tidak mampu mengondisikan dirinya ketika sedang memegang gadget sehingga mengisolasi diri dari lingkungan sosial dengan menunjukkan sikap menyibukkan diri dengan gadget tanpa memedulikan lingkungan sekitr.
Padahal banyak manfaat dari gadget yang tidak diketahui oleh orangtua. Seperti halnya ketika bermain game online, dimana permainan ini dibutuhkan lawan yang benar-benar harus dari orang lain, bukan komputer. Sehingga membuat pemain tersebut memberikan ajakan kepada teman/orang lain untuk menjadi lawan bermainnya.
Biasanya mereka yang sering bermain game online sering berkata, ‘mabar yuk!’ ketika mengajak ataupun menawari teman/orang lain untuk menjadi lawan bermainnya.
Melalui mabar tersebut timbul manfaat dimana satu orang yang tadinya tidak akrab menjadi saling akrab, yang awalnya tidak saling kenal menjadi kenal gara-gara game online tersebut.
Berdasarkan fakta diatas dapat disimpulkan bahwa tidak selamanya gadget membuat seseorang menjadi ansos, bisa jadi seseorang menyibukkan diri memainkan gadgetnya karena memang sedang bersosialisasi dengan orang-orang diluar sana yang jaraknya terlampau jauh.
Yang terpenting adalah jangan pernah memukul rata sesuatu dengan pendapat ‘sok tahu’ anda kalau pada dasarnya anda tidak tahu.
DIBALIK, 'ALAH GITU DOANG!'
DIBALIK, 'ALAH GITU DOANG!'
Ada apa dibalik kata 'alah gitu doang' ?
Apalah dibalik kata tersebut ada hadiah ?
Oh bukan ternyata. Dibalik 'alah gitu doang' ada penyanyi Rossa.
Rossa sedang bernyanyi disana. Menyanyikan lagunya yang berjudul, 'Hati yang Kau Sakiti'.
Ya, betul. Dibalik seseorang mengucap kata 'alah gitu doang' pada lawan bicaranya maka terkadang akan memunculkan perasaan sakit hati pada lawan bicaranya tersebut. Karena oada dasarnya kata tersebut sangatlah mengandung unsur sensitif yang tinggi bagi sebagian orang.
Tak masalah jika kamu mengatakan hal tersebut kepada orang yang biasa-biasa saja. Namun akan berakibat fatal jika kamu mengatakan hal tersebut pada lawan bicaramu yang memiliki perasaan mudah sensitif, orang tersebut akan sangat tersinggung.
Mengapa tersinggung hanya dengan kata 'alah gitu doang' ?
Karena mereka merasa diremehkan, mereka merasa ditindas, mereka merasa tidak mempunyai kemampuan melakukan suatu hal tersebut yang dianggap mudah oleh orang lain. Oleh sebabnya hanya dengan kata 'alah gitu doang' dapat membuat sebagian orang merasa tersinggung.
Siapa yang perlu berubah ?
Apakah seseorang yang mudah terainggung atau seseorang yang midah saja berkata 'alah gitu doang' ?
Tentu saja seseorang yang mudah berkata. Karena sejatinya perasaan sulit untuk dirubah, bahkan tidak bisa. Sekali saja sakit hati maka akan susah untuk kembali baik. Bisa saja kembali namun tidak seutuh dan sebaik dulu. Sama halnya dengan piring yang pecah, bisa saja disusun ulang dengan bantuan lem namun tidak sebaik dulu kala, akan ada serpihan-serpihan kecil yang hilang dan tak mampu melengkapi bagian yang hilang.
Toh juga yang membuat hati menjadi sakit adalah lidah. Betul ?
Jadi, untuk seluruh teman-teman yang membaca artikel ini, mulai sekarang jika ada orang lain yang meminta bantuan kepada kita, mohon kurangi ucapan 'alah gitu doang' karena ucapan ini akan terdengar sangat sensitif ditelinga orang-orang yang mudah tersinggung. Kita pun juga tidak tahu bagaimana perasaan lawan bicara kita, oleh sebab itu lebih baik kita menjaga lisan kita, berhati-hatilah dalam berucap. Hidup ini akan damai jika tidak ada yang tersakiti.
CURANG: BEREDARNYA PULPEN PINTAR YANG MENJAMIN KELULUSAN?
CURANG: BEREDARNYA PULPEN PINTAR YANG MENJAMIN KELULUSAN?
Lulus tidaknya seseorang dipengaruhi oleh hasil kerja keras mereka dalam belajar. Tidak heran jika seseorang mendapat nilai bagus karena memang rajin belajar. Yang mengherankan ketika seseorang tidak rajin belajar, hari-hari ketika ditanya guru tidak paham namun nilai ulangannya selalu bagus, namun ketika ditelusuri dia sama sekali tidak membawa contekan berupa kertas, pun juga dibadannya tak nampak coretan apapun sebagai bahan contekan.
Jangan salah. Sangat banyak haker didunia ini untuk mendapatkan sesuatu hal secara instan. Contoh kecil pulpen. Baru-baru ini muncul di wilayah kita, Indonesia. Tentang pulpen bertinta transparan.
Lantas kalau transparan tidak bisa dibaca dong ?
Siapa bilang ?
Bisa. Tinta pulpen hanya bisa dilihat dengan sinar yang telah disediakan dengan pulpen tersebut.
Lantas kalau transparan tidak bisa dibaca dong ?
Siapa bilang ?
Bisa. Tinta pulpen hanya bisa dilihat dengan sinar yang telah disediakan dengan pulpen tersebut.
Entah haker mana yang telah menciptakan pulpen ini, dan entah apa motivasi haker ini untuk menciptakan barang-barang ini. Yang jelas hal ini sangat buruk sekali. Karena banyak siswa menyalahgunakannya. Siswa banyak menulis contekan dengan pulpen tinta tak terlihat ini agar tak diketahui pengawas, agar seklah-olah dirinya masuk ruangan hanya membawa kertas kosong bukan kertas contekan.
Ketika untuk bersenang-senang dalam bermain okelah pulpen ini boleh digunakan, namun ketika digunakan untuk mencontek ? Ayolah, c'mon! Bangkit! Orang bodoh tidak selamanya ingin bertahan dizona yang sama, perbaiki kebodohanmu dengan rajin belajar, jangan justru menciptakan hal-hal bodoh untuk mendapatkan sesuatu yang instan.
GENERASI MILENIAL TIDAK PUNYA PRIVASI ?
GENERASI MILENIAL TIDAK PUNYA PRIVASI ?
Privasi ?
Sejatinya setiap orang pasti memiliki privasi. Entah itu privasi keluarga, ataupun masalah pribadinya sendiri.
Terkadang hal kecil yang membuatnya marasa malu dan tidak nyaman untuk diberitahukan kepada orang lain juga dianggap sebagai privasi. Contohnya ketika mendapati ulangan dibagikan dan nilainya buruk, hal ini akan dijadikannya sebagai privasi.
Namun membahas tentang generasi milenial dengan sejuta unggahan sosial media setiap hari, apakah mereka masih memiliki privasi ?
Ya. Kemajuan zaman memang merubah segala-galanya. Dunia menjadi tidak terbatas, karena apasaja mudah diakses. Pun juga dalam hal mengunggah. Seperti sering kit lihat generasi milenial saat ini sangat ketergantungan dengan internet. Hal ini terlihat dari cara merwka mempergunakan internet setiap hari, dari mulai browsing, streaming, dsb.
Seperti yang saya ucapkan di paragraf pertama bahwa sejatinya setiap orang memiliki privasi. Namun dengan kehadiran internet dapat kita lihat bahwa semakin banyak orang tidak memiliki privasi. Hal ini terlihat melalui kebiasaan seseorang membuat video entah itu untuk snapgram ataupun snapwa, yang entah juga tak saya ketahui tujuan mereka melakukan itu untuk apa.
Yang jelas dengan keadaan mereka yang setiap waktu membuat snapwa/snapgram dengan keadaan mereka sekarang sedang ada, dimana, melakukan apa, rasanya seperti tidak lagi privasi bagi mereka. Segala hal dibeberkan ke sosial media untuk disebarluaskan.
Lain halnya dengan itu, ada pula generasi milenial yang sering mengunggah kegiatan/keburukan orang lain. Seperti halnya saat temannya sedang mengantuk dikelas kemudia difoto olehnya dan diunggah. Hello? Itu privasi teman, kawan. Kenapa dengan mudah kamu menguploadnya ke sosial media tanpa sepengetahuan yang bersangkutan ?
Untuk apa ?
Membuatnya malu ?
Tidak bermutu!
Pun juga dalam hal tindak kejahatan. Pernahkah kalian berpikir tentang orang yang diam-diam mengikutimu? Dan ingin mencelakaimu ? Ketika kalian dengan mudah membuat snaowa/snapgram setiap hari tanpa henti, itu akan membuka peluang kejahatan untuk bertindak. karena kamu dengan mudah memberitahu kepada banyak orang tentang letak posisi keberadaanmu.
Oke. Jadi pesannya yaitu, pergunakan internet sebaik mungkin dan sebermanfaat mungkin untukmu. Jangan sampai karena internet dirimu terluka (seperti contoh diatas). Karena jika kamu terluka internet tidak dapat disalahkan, melainkan kelalaianmu yang disalahkan.
ITU GIGI ATAU RUMAH, KOK BANYAK PAGAR ?
ITU GIGI ATAU RUMAH, KOK BANYAK PAGAR ?
Sering kita tahu dalam hal menyebarkan informasi, entah itu melalui facebook, twiter, instagram, dsb. Selalu ada tagar dibagian bawah (hastag).
Tujuan dalam memberikan tagar layaknya memberikan referensi bagi pembaca untuk mencari informasi terkait dengan rwkomendasi tagar yang diberikan.
Namun tak jarang kita temui warganet yang memberikan informasi berikut dengan tagar, namun yang mengherankan adalah tagar yang dicantumkan lebih banyak dari informasi yang ditulisnya.
Hal demikian akan membuat rancu tulisan. Oun juga membuat bingung pembaca sebenarnya konten yang dituliskannya mengenai hal apa, kenapa tagarnya sangat banyak sekali ?
Contohnya seperti halnya mengupload foto di instagram. Foto yang diunggah berlokasi di si di dufan misalkan, sehingga tagar yang diberikan haruslah #dufan atau #dufantamanimpian dan lain sebagainya yang berkaitan dengan konten yang kamu bagikan. Hal yang demikian lumrah karena sesuai.
Namun tak jarang kita juga temui banyak orang menulis berbagai tagar di unggahan fotonya, seperti misalnya mengunggah foto sedang berpose di singapura dengan tagar #singapore
#singaporeindah
#hangout
#liburan
#universityofsingapore
#happyeidmubarak
#cintaindonesia
#lfl
Damn!
Segala macam tagar dimasukkan ?
Membuat bingung pembaca tentang konten yang dibagikan. Untuk apa ?
Untuk keperluan like yang banyak dari netizen yang tak sengaja menemukan fotomu dengan tagar ?
Ayolah. Bukan lagi berbicara masalah tenar. Untuk apa fotomu diketahui banyak orang namun tak berkualitas lantaran tagar yang membuat seluruhnya jari buruk. Lebih baik dikenal sedikit orang namun informasi serta tagar yang diberikan sesuai dan tak membuat kebanyakan orang bingung.
HIDUP TIDAK SELAMANYA EMPATI. SELALU ADA SIKAP MASA BODOH UNTUK MAJU
HIDUP TIDAK SELAMANYA EMPATI. SELALU ADA SIKAP MASA BODOH UNTUK MAJU
Menyambung artikel sebelumnya yang membahas tentang 'tak enak hati'. Kali ini saya akan membahas mengenai sikap masa bodoh.
Ya. Masa bodoh itu perlu bagi setiap orang. Tak selamanya manusia selalu bersikap empati pada orang lain. Karena sejatinya fitrah manusia juga memiliki sikap masa bodoh.
Tak selamanya masa bodoh itu buruk. Terkadang memang, banyak orang yang memberikan asumsi bahwa seseorang dapat dikatakan buruk akhlaknya lantaran sering menunjukkan sikap masa bodohnya. Saya tidak menyalahkan hal demikian, namun tidak semua yang bersikap masa bodoh itu buruk.
Ketika kamu sedang perlu untuk menunjukkan sikap masa bodoh, kenapa tidak ? Toh juga kalau terus-terusan berempati akan membuat dirimu lelah. Maka sesekali bersikaplah masa bodoh untuk kenyamanan dirimu.
Tak berbeda jauh dari contoh sebelumnya, dimana anak yang sering memanfaatkan sikap 'tidak enak hati' seorang teman. Biarkan saja dirinya terus beralasan untuk tidak mengikuti kerja kelompok, sesekali masa bodohlah dengan berbagai alasan dia dan jangan bersikap terus empati. Biarkan dia lelah sendiri dengan segala alasan yang diajukannya hingga akhirnya menyerah kemudian bergabung.
Terbukti, sikap masa bodoh sangat diperlukan bagi setiap diri manusia. Karena jika tidak maka akan merasa lelah sendirian.
HILANGKAN SIKAP TIDAK ENAK HATI
'Tidak enak' bukan hanya dapat dikatakan ketika menjumpai makanan yang tidak sesuai dengan selera lidah. Namun, kata 'tidak enak' bagi orang Indonesia dapat pula disandingkan dengan perasaan.
Ya. Karakter orang Indonesia yang terkenal dengan kerendahan hatinya sering kali memunculkan kata 'tidak enak hati' pada orang lain. Seperti halnya dalam hal memberikan pertolongan kemudian diberi upah, seseorang akan merasa tidak enak hati untuk menolaknya. Sama halnya dalam kegiatan belajar dalam kelompok, sering dijumpai seorang teman yang meminta izin untuk tidak ikut kerja kelompok, dan teman yang lain meng-iya-kan lantaran ada perasaan tidak enak jika melarangnya.
Hal-hal semacam ini harus dihindarkan. Sebab jika terus-menerus dibiarkan maka kamu yang selalu merasa tidak enak akan dijadikan sebagai bumerang oleh yang lain yang suka beralasan untuk tidak mengikuti kegiatan belajar kelompok.
Ketika yang lain mendapati kamu berada di kelompok mereka maka dengan mudahnya mereka akan merancang berbagai alasan untuk tidak ikut kerja kelompok karena mereka tahu bahwa kamu tidak akan menolak permintaan isin mereka.
Mulai sekarang, sudahi perasaan tidak enak hati kalau tidak ingin kerja sendirian. Sudahi perasaan tidak enak hati agar kerjasama tetap terjalin dengan baik. Sudahi perasaan tidak enak hati karena tidak rela jika nilai harus dibagi-bagi dengan teman yang tidak ikut berdiskusi.
Dalam artikel kali ini hanya ingin menyampaikan bahwa jangan pernah memanfaatkan sikap tak enak hati seorang teman. Bisa jadi mereka memberikan izin kepadamu karena mereka memahami keadaanmu yang sengaja kamu buat-buat. Sikap 'tak enak hati' mereka bukanlah sebuah senjata yang pantas untuk digunakan.
MEREKA TERKURUNG TAPI TAK BISA MENGURUNG PEMIKIRAN DAN KREATIFITAS
MEREKA TERKURUNG TAPI TAK BISA MENGURUNG PEMIKIRAN DAN KREATIFITAS
Selamat datang!
Sudah pernah membaca artikel mengenai lapas di postingan sebelumnya ?
Masih ingat isi artikelnya seperti apa ?
Ya... Lapas bukanlah sesuatu yang menyeramkan seperti yang tergambar dalam sinetron televisi.
Lapas dibuat sangat nyaman dan menyenangkan oleh penghuninya sendiri.
Pada artikel kali ini akan saya berikan gambaran mengenai beberapa kegiatan dalam lapas.
Sama seperti lingkungan pada umumnya, didalam lapas juga mengadakan berbagai kegiatan untuk para warga binaannya. Hal ini dilakukan agar tidak hilang rasa produktifitas dalam diri pada warga binaan tersebut.
Lain halnya dengan burung dalam sangkar. Ketika burung dimasukkan kedalam sangkar maka hilang rasa produktifitasnya. Yang bisa dilakukannya hanyalah berkicau ria, tak bisa membuat sangkar untuk kenyamanan tidurnya.
Jika burung dalam sangkar kehilangan rasa produktifitas, orang dalam jeruji besi tidak akan pernah kehilangan rasa produktifitasnya. Karena sejatinya status orang dalam jeruji besi berubah nama menjadi warga binaan lapas. Dimana di dalam lapas, para warga binaan ini mendapat bimbingan dan binaan untuk dapat terarah hidupnya. Bimbingan untuk sadar dan menyesali kesalahannya, serta binaan untuk membuat warga binaan tetap produktif walau berada didalam sangkar.
Binaan semacam apa ?
Sejatinya seseorang yang sudah memiliki catatan kepolisian akan kesulitan diterima kembali oleh khalayak ramai, pun juga dalam mencari pekerjaan. Oleh sebabnya binaan ini dibina untuk dapat produktif melakukan segala hal. Maksudnya agar ketika lulus dari warga binaan dapat menciptakan karya sendiri untuk mrnghasilkan uang demi memenuhi kebutuhannya. Seperti halnya dalam lapas perempuan dibina ketrampilan menjahit, dalam lapas pria dibina ketrampilan steam motor, dalam lapas anak dibina ketrampilan membuat sebuah karya melalui teknologi tepat guna.
Dengan segala kegiatan yang diadakan ini diharapkan dapat membuat warga binaan produktif dengan ketrampilan yang telah diasahnya saat masih didalam lapas setelah lulus dan menjadi warga normal kembali. Jadi walaupun seakan dikurung mereka tetap dapat mengembangkan kreatifitasnya seperti orang pada umumnya.
Berdasarkan yang tertera diatas dapat diambil kesimpulan bahwa tidak ada orang yang selamanya buruk. Yang buruk akan selalu berubah menjadi lebih baik walau tidak baik sempurna. Begitupun seseorang yang telah terjerat hukum, setelah lulus mereka bukanlah warga buruk lagi melainkan sudah berubah menjadi baik karena sejatinya telah mendapat bimbingan serta binaan dari pihak yang berwajib. Oleh sebabnya ketika kalian mendapati karya seseorang mantan warga binaan jangan mencela, jangan mencemooh, jangan meremehkan. Mereka adalah sama seperti kita pada umumnya, yang membedakan hanya kontrol emosi yang tak terkendali. Namun percayalah, setelah mendapat bimbingan serta binaan mereka telah terlahir dengan jiwa yang baru.
FILOSOFI JAWA: AJINING DIRI SAKA LATHI, AJINING RAGA SAKA BUSANA
FILOSOFI JAWA: AJINING DIRI SAKA LATHI, AJINING RAGA SAKA BUSANA
Filosofi kehidupan Jawa memang sangat terkenal dibandingkan dengan suku-suku lainnya. Hal ini disebabkan karena kebudayaan Jawa masih sangat dilestarikan hingga kini. Filosofi-filosofi Jawa ini banyak dikenalkan melalui kisah pewayangan,serta tausiah Jawa.
Pada dasarnya kutipan-kutipan bahasa Jawa memang tidak menyimpang jauh dari ajaran Islam. Oleh sebabnya tausiah yang sering dibawakan dengan bahasa Jawa sering mengangkat kutipan-kutipan sesepuh Jawa tersebut.
Contohnya. "Ajining diri saka lathi, ajining raga saka busana" artinya "kehormatan diri dapat dinilai dari lidah, dan kehormatan raga dapat dinilai dari pakaian yang dikenakan".
Benar adanya. Dalam kehidupan seseorang dapat dikatakan baik ketika orang tersebut selalu menjaga lisannya. Dan dapat dikatakan berwibawa ketika orang tersebut selalu menjaga penampilannya.
Penilaian buruk pun akan muncul ketika seseorang tidak menjaga lisan, seperti halnya ketika seseorang sering berkata kasar maka akan diberi penilaian buruk sesuai dengan apa yang sering dia katakan. Begitu pula dengan seseorang yang tidak menjaga penampilannya atau berpenampilan sembarangan maka akan diberi penilaian buruk. Seperti halnya ketika dalam acara formal kedapatan seseorang menggunakan baju yang yang tidak sopan (sexy) maka sudah pasti akan mengundang perbincangan buruk di sekelilingnya.
Dalam Islam pun juga diajarkan bahwasanya dalam berbicara memang harus selalu berhati-hati agar tidak melukai oerasaan lawan bicaranya, pun juga dalam berpakaian harus sopan agar dihargai oleh orang-orang disekitarnya.
Oleh sebab itu, berpegang teguhlah pada petuah-petuah sesepuh kita. Walaupun sesepuh kita terlalu banyak berbicara soal mitos belum tentu semua hal yang dikatakannya buruk. Kita bisa melihat sisi positifnya dari filosofi kehidupan yang selalu dijunjung tinggi olehnya.
Dapat dipastikan. Ketika kita benar-benar menghargai petuah sesepuh kita maka hiduo akan terasa damai sejahtera
3 HAL ‘INI’ MEMBUAT ANDA BERPIKIR DUA KALI UNTUK MASUK JURUSAN PGSD
3 HAL ‘INI’ MEMBUAT ANDA BERPIKIR DUA KALI UNTUK MASUK JURUSAN PGSD
Hal-hal yang dipikirkan anak SMA menjelang UN adalah ‘hendak lanjut kemana nanti setelah lulus ?’. Tak jarang anak-anak yang berasal dari jurusan MIPA selalu mengambil prodi kuliah yang berkaitan dengan pelajaran MIPA, seperti pendidikan Matematika, pendidikan Bioligi, teknik Kimia, dan lain sebagainya. Namun banyak pula kita jumpai anak dari jurusan MIPA ketika kuliah mengambil prodi yang berhubungan dengan pelajaran IPS karena fakta yang mengatakan bahwa anak-anak ini ternyata salah jurusan ketika masuk SMA.
Seperti saya, saat SMA berasal dari jurusan MIPA namun ketika kuliah mengambil prodi soshum yang berkaitan dengan pelajaran IPS.
Di tahun pertama kuliah pada semester satu dan dua rasanya gembira sekali memasuki jurusan PGSD. Hari-hari kuliah bagaikan menghadiri kajian rutin di masjid. Hanya datang, duduk, mendengarkan, mencatat seperlunya dan pulang. Sangat jarang melakukan kegiatan presentasi, karena dalam satu semester hanya terjadi satu kali presentasi untuk setiap anak. Selebihnya cukup datang kuliah dan menjadi pendengar saja.
Namun seluruhnya berbeda di semester tiga. Banyak hal-hal baru yang terjadi di semester tiga yang dijamin akan membuat anda berpikir dua kali untuk memasuki jurusan PGSD.
Tiga hal mengenai PGSD yang akan saya bahas disini akan membuat anda berpikir dua kali, ‘apakah tetap menjadikan PGSD sebagai pilihan cadangan atau prioritas utama’. Berikut tiga hal tersebut:
- Sabar
Mahasiswa PGSD dibekali ilmu mendidik (pedagogik) untuk dapat menjadi seorang tenaga pendidik yang profesional. Sejak semester satu ilmu mendidik ini selalu disinggung dalam tiap mata kuliah, namun seluruhnya baru terealisasi saat semester tiga yang mana banyak mata kuliah meminta mahasiswa PGSD nya untuk terjun mengajar langsung ke SD. Hal ini memberikan bukti bahwa anak PGSD cenderung sabar karena menghadapi anak-anak seusia SD yang belum terlalu memahami berbagai perauran yang berlaku. Ketika memasuki PGSD kamu akan mendapatkan cap bahwa kamu adalah orang yang sabar.
2. Kreatif
Mahasiswa PGSD dituntut untuk kreatif dalam membuat media belajar atau menciptakan strategi pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Melalui hal ini kita tahu bahwa memilih jurusan PGSD sangatlah tepat, karena dapat membuat mahasiswanya menjadi sangat kreatif-kreatif.
3. Isteri/suami Idaman
Fakta ketiga ini membuat semua orang menginginkan untu dapat masuk ke PGSD, faktanya dosen-dosen kami selalu berkata bahwa mahasiswa PGSD dapat menjadi isteri/suami idaman karena memahami betul kebutuhan kasih sayang yang dibutuhkan oleh seorang anak serta kesabarannya dalam menghadapi anak-anak. Anak yang lulus dari jurusan PGSD cenderung memahami bagaimana kondisi anak ketika orangtua terlalu fokus meninggalkan anaknya bekerja. Oleh sebabnya mahasiswa dari PGSD ini dapat dikatakan isteri/suami idaman karena pekerjaannya, “menghadapi anak orang saja sanggup, apalagi anak sendiri”.
Nah, dari tiga fakta PGSD ini semoga dapat membuat kalian mahasiswa PGSD semakin semangat dalam menjalani perkuliahannya. Ingat selalu tiga hal ini agar semangatmu tetap terjaga.
GAGAL PAHAM! SLOGAN POLRI ‘INI’ SEPERTINYA PERLU DIROMBAK ULANG
GAGAL PAHAM! SLOGAN POLRI ‘INI’ SEPERTINYA PERLU DIROMBAK ULANG
Sering kita dengar slogan polisi yang berbunyi “kami siap melayani dan mengayomi masyarakat” .
Slogan ini berhasil membuat banyak orang gagal dalam memahami arti kalimat tersebut. Seharusnya dengan slogan ini masyarakat merasa bahwa dirinya lebih aman karena ada aparat yang siap menjaga dirinya. Namun dalam kenyataannya tidak demikian. Masyarakat justru merasa terancam ketika mendapati kehadiran polisi dipinggir jalan.
Seperti halnya saat seseorang hendak pergi ke jalan raya namun tiba-tiba teman terdekatnya memberi tahu bahwa “banyak polisi di jalan”, kemudian seseorang ini melepas helmnya dan tidak jadi berangkat lantaran mengetahui banyak polisi di jalanan. Selain itu juga ketakutan masyarakat dapat diperhatikan langsung saat di jalan raya. Seperti saat tiba-tiba ada operasi zebra tanpa pemberian plang sebagai tanda keterangan, kemudian berbondong-bondong pengendara motor yang merasa surat-suratnya tidak lengkap berusaha memutar balik arah menghindari polisi. Hingga tak jarang akibat putar balik ini menyebabkan terjadinya kecelakaan yang tak diinginkan.
Melalui kejadian-kejadian tersebut rasanya slogan ‘pengayoman’ yang melekat erat pada diri polisi Indonesia berhasil membuat gagal paham sebagian besar masyarakat yang jeli memahaminya. Karena kata ‘mengayomi’ tidak membuat masyarakat merasa aman justru sebaliknya. Sepertinya slogan ini perlu dirombak ulang dengan kalimat-kalimat yang memicu masyarakat untuk dapat mentaati segala peraturan yang ada, agar ketika melihat kondisi jalan raya yang penuh dengan polisi tidak membuat masyarakat merasa ketakutan kemudian putar balik.
Polisi pada dasarnya tidak pernah menakut-nakuti masyarakat, polisi menjalankan tugas sesuai dengan amanat yang seharusnya dijalankan. Hanya saja masih banyak masyarakat nakal yang tidak ingin mematuhi perintah-perintah polisi, hingga akhirnya mereka ter-stigma oleh rasa takutnya sendiri.
Oleh sebabnya sebagai masyarakat Indonesia yang dikenal baik moral dan perilakunya jangan terlalu sering membuat pelanggaran. Apapun aturan yang diberlakukan dinegeri ini tidak lain untuk kebaikan seluruh warga Indonesia. Segera mulailah dari saat ini untuk menjalankan segala peraturan yang berlaku.
SERAM! TERNYATA INI DAMPAK NERBANGIN BALON KE LANGIT ! MASIH MAU BERGEMBIRA DENGAN NERBANGIN BALON ?
SERAM! TERNYATA INI DAMPAK NERBANGIN BALON KE LANGIT ! MASIH MAU BERGEMBIRA DENGAN NERBANGIN BALON ?
Mungkin sejak kecil kita sering membeli balon yang berisi helium karena memang balon yang berisi helium lebih menarik dibandingkan dengan balon yang hanya berisi oksigen. Balon helium bisa dibawa lari seolah-olah sedang bermain layang-layang sedangkan balon oksigen hanya bisa dipakai untuk dilempar-lempar saja. Terkadang tanpa sengaja saat anak kecil memainkan balon helium ini hingga benangnya putus dan membuat balon tersebut tertiup angin kemudian terbang ke langit. Anak-anak justru senang saat balonnya terbang ke langit, karena balon yang menari-nari di langit terlihat sangat cantik.
Namun pernahkah kalian berpikir tentang ‘kemana perginya balon yang tertiup angin itu ? Apakah balon itu akan terus keatas atau jatuh kembali ke tanah ?’
Seperti yang dilansir oleh “Tirto.id” bahwa menurut hasil observasi, setiap balon gas yang dilepas mempunyai kemampuan terbang tinggi keatas dan akan kembali ke bawah saat gas heliumnya telah habis. Yang mana arah angin selalu cenderung mengarah ke laut lepas, sehingga dapat memungkinkan rusaknya ekosistem laut karena balon sangat sulit terurai oleh air dan tak jarang balon ini mengecoh biota laut lain dengan mengira bahwa kantong balon yang telah rusak tersebut adalah ubur-ubur makanannya.
Berdasarkan fakta hasil observasi diatas dapat kita tahu bahwa balon yang dianggap indah saat terbang di langit tersebut ternyata dampaknya sangat menyeramkan. Arah angin yang cenderung membawa balon jatuh ke laut dapat merusak ekosistem laut karena balon terbuat dari bahan karet yang sangat sulit diuraikan oleh air. Dan lagi balon-balon tersebut dapat mengecoh biota lain yang menyangka bahwa balon tersebut adalah ubur-ubur makanannya. Walaupun tidak semua balon yang terbang ke langit jatuh ke laut, namun tetap saja ketika jatuh ke daratan dapat merusak tanah. Sebagian balon yang jatuh di tanah keberadaannya juga dapat merusak lingkungan, karena balon sangat sulit diurai oleh tanah.
Setelah mengetahui fakta mengerikan tentang kemana arah balon terbang dan jatuh. Berubah pikirankah anda dalam merayakan sebuah kesenangan ?
Bumi ini tidak akan hancur apabila manusia memahami berbagai dampak perbuatan yang dilakukannya. Pelepasan balon sangat memberikan dampak buruk bagi alam ini.
Oleh sebabnya berhentilah melakukan penerbangan balon! Balon yang terlihat cantik dalam waktu sekejap memunculkan dampak buruk bertahun-tahun lamanya bagi tempat hidup kita. Cintai alammu, jangan kau rusak terus-menerus! Jangan menjadi manusia bodoh berkelanjutan!
Jikalau kalian termasuk kedalam salah seorang yang senang menerbangkan balon di setiap acara-acara dan menyayangkan informasi dalam artikel ini, saya mempunyai saran yang bagus. Kalian dapat mengganti balon karet dengan bahan yang lebih ramah lingkungan ketika bersentuhan langsung dengan alam. Seperti lampion kertas. Lampion ini tak kalah cantik ketika terbang ke langit, dan ketika jatuh pun lampion tidak merusak alam karena terbuat dari bahan kertas yang ramah lingkungan.
KONSEKUENSI DAN APRESIASI ADALAH SEBAGIAN DARI BENTUK MOTIVASI
KONSEKUENSI DAN APRESIASI ADALAH SEBAGIAN DARI BENTUK MOTIVASI
Untuk menggapai sebuah impian tentunya setiap manusia perlu adanya dorongan atau motivasi. Motivasi dari diri orang lain maupun dirinya sendiri.
Motivasi sendiri bentuknya sangat banyak. Dapat berupa support dari orang-orang disekitarnya, dapat pula berupa target yang ditentukan oleh orang itu sendiri dan jika tidak memenuhi target maka akan ditindak lanjuti dengan sebuah konsekuensi.
Dengan ditanamkannya kebiasaan konsekuensi dalam diri setiap orang maka akan menimbulkan semangat yang menggebu untuk dapat menyelesaikan misi yang hendak dilaluinya.
Sama halnya dengan apresiasi, konsekuensi juga menimbulkan semangat yang besar untuk seseorang dalam melakukan sebuah usaha.
Contohnya ketika anak sedang melakukan ujian dan orangtua memberikan motivasi berupa apresiasi jikalau prestasinya seeuai yang diharapkan orangtuanya. "Nak, kalau kamu dapat peringkat lima besar dengan jujur nanti Ayah belikan sepeda untukmu berangkat sekolah. Jadi kamu tidak susah payah jalan kaki menuju sekolah". Wujud apresiasi yang hendak diberikan kepada anak dari orangtua nya ini lah yang nantinya akan mendorong anak untuk terus rajin belajar agar mendapat peringkat 5 besar dengan jujur.
Tak jauh berbeda dengan konsekuensi, "Nak, apabila kamu tidak berhasil mendapatkan peringkat 5 besar maka setiap hari Minggu kamu tidak akan mendapat uang jajan dari Ayah". Melalui konsekuensi yang diberikan ini lah yang nantinya juga akan memberikan semangat pada sang anak bahwa ia harus belajar dengan giat agar mendapat peringkat 5 besar, karena jika tidak mendapat peringkat 5 besar maka ia akan tau akibatnya yaitu tidak mendapat uang jajan di hari Minggu.
Sudah tergambar bukan teman-teman ?
Melalui contoh diatas dapat kita ketahui bahwa banyak cara untuk meningkatkan semangat, salah satunya motivasi. Motivasi dapat berupa apresiasi yang hendak diberikan serta konsekuensi yang hendak diberikan.
Dengan apresiasi dan konsekuensi yang hendak diberikan maka anak akan belajar bagaimana cara menghargai waktu untuk melakukan usaha demi mencapai target yang telah ditentukan.
Oleh sebabnya untuk mempermudah mencapai sesuatu yang diharapkan perlu adanya penetapan target yang diiringi dengan apresiasi dan konsekuensi yang hendak diberikan untuk menambah semangat.
TAHUKAH MAMAH, APA YANG DIPIKIRKAN ANAK SAAT ORANGTUANYA BERMAIN GADGET DI SAMPINGNYA ?
TAHUKAH MAMAH, APA YANG DIPIKIRKAN ANAK SAAT ORANGTUANYA BERMAIN GADGET DI SAMPINGNYA ?
Gadget.
Sesuatu berbentuk persegi panjang kecil seukuran saku baju yang berhasil menyita perhatian seseorang dari lingkungan sekitarnya.
Sering kita lihat fenomena ditempat umum. Dimana orang-orang banyak berkerumun namun terasa sekali suasana hampanya, lantaran hampir seluruhnya bermain dengan gadget. Yang mana saat menjumpai situasi seperti ini seharusnya orang-orang dapat memanfaatkannya dengan berkenalan dan berbincang ria.
Di bus umum misalnya, seseorang duduk berdampingan namun saling acuh dan lebih senang memerhatikan gadgetnya. Lebih parahnya lagi gadget membuatnya tidak sadar bahwa didekatnya terdapat nenek-nenek tua yang seharusnya memiliki hak duduk daripadanya. Namun karena gadget terpaksa nenek tua harus memakluminya.
Sama halnya dengan bus, dirumah saja antara orang tua dengan anak yang sangat berdekatan rasanya seperti berjauhan. Sebab gadgetlah yang perlahan menyita waktu mereka untuk bercengkrama.
Sebagai orangtua tentu menginginkan anaknya untuk tidak mengenal gadget diusia dini. Karena radiasinya sangat berpengaruh bagi perkembangan otak anak-anak.
Namun berbicara soal realita sulit rasanya menghalangi keinginan anak untuk lepas dari gadget karena kebiasaan orangtua yang memainkan gadget didepan anak-anaknya.
Jadi salah siapa ?
Tentu orangtua. Orangtua terlalu memperlihatkan gadget didepan anaknya, bahkan saat anaknya merengek sesuatu orangtua hanya mampu mengatakan 'sebentar' untuk memenuhi keinginan anaknya.
Tahukah kamu bahwa sebenarnya keinginan anak untuk dapat bermain gadget adalah karna tingkah laku orangtuanya sendiri. Sebab orangtua mengacuhkan, membiarkan, tak memperhatikan anaknya saat anak sedang didekatnya sehingga anak akan menanamkan dalam pikirannya bahwa 'agar Ibu/Ayah/orang-orang disekitarku bisa dekat lagi denganku saat bermain maka aku harus berkompetensi dalam menggunakan gadget'. Itulah yang dipikirkan anak ketika orang-orang bahkan orangtua yang berada disekitarnya sedang sibuk bermain gadget. Hal inilah yang kemudian membuat anak ingin merebut gadget anda saat anda sedang bermain gadget.
Jadi sebagai orangtua perhatikan baik-baik dalam mendidik anak. Jangan pernah memberikan anak sesuatu agar diam namun orangtuanya sendiri malah bermain gadget, ini salah besar! Anak akan merasa dirinya tidak menarik lagi dalam pandangan orangtuanya.
Sekalipun orangtua memainkan garget karena pekerjaan tetap saja kalau saat itu ada anak maka sembunyikan bahkan tahan niatanmu untuk bermain gadget. Karena efek gadget bagi anak sangat buruk sekali.
MENYANYI LAGU 'HAY TAYO' DI TEMPAT UMUM DENGAN KERAS SAMA SAJA KAU MENCETAK DOSA BERLIPAT-LIPAT
MENYANYI LAGU 'HAY TAYO' DI TEMPAT UMUM DENGAN KERAS SAMA SAJA KAU MENCETAK DOSA BERLIPAT-LIPAT
Kalian tahu tidak, prank yang sedang booming saat-saat ini ?
Jika kalian punya adik yang menggemari kartun bus pasti tahu. Ya. Prank bus tayo. Akhir-akhir ini memang sedang viral prank bus tayo. Bahkan unggahan video prank tayo ini sukses membanjiri kolom pencarian di instagram.
Prank tayo adalah sebuah jebakan yang menyanyikan lagu tayo dikerumunan orang banyak. Ya, hanya bernyanyi memang, namun lagu ini membuat orang yang menyanyikannya mendapat dosa berlipat.
Bernyanyi memang tidak ada salahnya selama hal itu bermaksud menghibur diri serta orang lain yang mendengarkan. Namun bernyanyi akan menimbulkan dosa ketika dilakukannya bukan karena menghibur. Sama halnya dengan prank tayo yang sedang marak saat ini, lagu tersebut dinyanyikan bukan atas dasar menghibur melainkan menipu orang-orang disekitar.
Pada lirik pertama lagu tayo terdapat dua kata 'hey' yang sering digunakan oleh pranker untuk menipu orang-orang disekitarnya dengan cara berteriak 'hey, hey' seolah-olah sedang memanggil. Akibat teriakan ini, orang-orang disekitar yang merasa terpanggil akan menengok. Namun ketika menemukan sumber suara, pranker malah justru melanjutkan liriknya 'heyyyyyy tayo, hey tayo dia bus kecil ramah'. Sehingga membuat orang-orang disekitar menjadi sebal lantaran tertipu sapaan 'hey' tersebut.
Jelas sudah. Tipuan ini sangatlah besar dosanya, dan berlipat-lipat. Bayangkan hanya sekali mengucap 'hey' dua hingga tiga orang menengok dan tertipu. Dari sini dosamu akan dilipatkan sesuai banyak orang yang tertipu.
Oleh sebab itu saya berpesan pada seluruh teman yang membaca artikel ini agar selalu cerdas dan bijak dalam melakukan segala hal, yuk dari sekarang nasihati teman-temannya yang masih suka iseng nge-prank tayo, dan beritahu bahwa perbuatan munafik tersebut termasuk perbuatan buruk. Produktif-lah dalam melakukan sesuatu, ciptakan hal-hal yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang banyak.
Sumber : www.memecomic.id/artikeldetil/1729-kena-prank-hey-tayo-pria-ini-ngamuk-hingga-mau-tampol-pelaku
INI DIA KUNCI SUKSES CALON GURU SD
INI DIA KUNCI SUKSES CALON GURU SD
Hai sahabat jurusan PGSD. Sudah liburankah hari ini ? Bersenang-senang ? Tentunya sudah dong. Dapat dipastikan libur MK kalian adalah jalan-jalan ke SD.
Semakin sering ke SD tentu jiwa kalian akan semakin terbiasa dengan suasana SD. Semakin sering kalian mengajar akan semakin terbiasa kalian berbicara tanpa kegugupan didepan umum.
Melalui artikel ini, disajikan beberapa kunci sukses calon guru SD. Berikut diantaranya:
- Microteaching.
2. KayaKemampuan
Dengan kemampuan lain maka tak akan cukup. Semakin kesini semakin susah melamar kerja di SD, karena mahasiswa lulusan PGSD semakin banyak. Nilai tinggi berkat intelektual saja tidaklah cukup untuk bekal mengajar. Sekarang ini orang pintar sudah banyak, yang masih sangat jarang ialah orang yang kaya kemampuan. Seperti seorang guru contohnya, sekarang ini lebih banyak dibutuhkan calon guru yang memiliki kemampuan diluar mengajar mata pelajaran. Misalnya disamping pandai mengajar mata pelajaran juga memiliki kemampuan bermusik, kepramukaan, dsb. Hal ini akan jauh lebih dibutuhkan oleh pihak sekolah.
Oleh sebabnya bagi kalian calon guru SD isi waktu senggang kuliah kalian dengan sebaik mungkin. Manfaatkan waktu luang kalian dengan mengikuti berbagai kegiatan yang berhubungan dengan jurusan kalian. Agar suatu saat ketika melamar pekerjaan ada nilai plus dalam diri anda yang dibutuhkan oleh pihak sekolah.
SEBAB VISI HIDUP MEMBAWAMU PADA KESUKSESAN
SEBAB VISI HIDUP MEMBAWAMU PADA KESUKSESAN
Menulis sejatinya fitrah manusia. Wajar bila Allah swt menurunkan kitab suci-Nya secara tertulis yang dibaca oleh seluruh umat manusia dari sejak ia diturunkan hingga sekarang. Al-Quran menjadi kitab suci yang terus ditelaah, dikaji dan ditafsirkan berjaman-jaman sebagai solusi atas permasalahan yang muncul pada umat manusia. Al-Quran merupakan al-huda yang artinya petunjuk. Dimana tujuan hidup manusia akan tercapai dengan baik ketika berpegang teguh pada Al-Quran.
Berdampingan dengan Al-Quran, dalam hidup manusia juga harus memiliki visi atas apa yang dicita-citakannya. Hal demikian agar terarah tentang segala sesuatu yang dilakukannya.
Sebab visi hidup membawa manusia pada kesuksesan. Visi merupakan mimpi atau cita-cita yang ingin dicapai dalam rentang waktu tertentu. Manusia yang beradab memiliki visi yang jelas tentang peta hidup dan inilah yang sesungguhnya menjadikan visi sebagai aset termahal dalam diri manusia.
Seperti pada meme yang sering muncul mewarnai akhir tahun dan sempat viral seperti, “Resolusi 2018: Melanjutkan resolusi 2017 yang belum tercapai, yang dibuat tahun 2016 yang direncanakan tahun 2015 yang dicita-citakan tahun 2014”. Intinya adalah tidak ada resolusi kecuali menjalankan aktivitas sesuai yang dicita-citakan berdasarkan visinya bukan hanya sekedar ucapan belaka yang dibesar-besarkan. Setelahnya apabila belum tercapai dapat digunakan sebagai evaluasi untuk kedepannya.
Jangankan evaluasi, menyiapkan apa yang akan dilakukan, barangkali tidak terpikirkan bagi sebagian besar manusia. Kebanyakan manusia hanya melakukan segala sesuatu dengan pasrah pada takdir. Padahal sejatinya takdir dapat diubah apabila manusia mau berusaha.
Lagi-lagi, karena zona nyaman menjadi kambing hitam. Padahal segala sesuatu bisa diubah. Namun tidak dapat menjadi lebih baik lantaran orang itu sendiri menjadi penyebabnya, diantaranya:
- Kebanyakan orang tidak menganggap visi adalah suatu yang penting; dan
- Keinginan sebagian orang untuk berubah ada, tetapi keinginan ini tidak dituliskan, sehingga terlupakan, terkubur oleh rutinitas lainnya.
Oleh sebabnya, menuliskan visi, mimpi dan keinginan yang akan dicapai itu sangatlah penting dalam mengiringi hidupmu. Mengapa perlu dituliskan keinginan tersebut, berikut alasannya:
- Sejatinya menuliskan keinginan itu adalah doa yang terus dapat diingat kapanpun dan dimanapun. Bila kita menuliskan keinginan tersebut dalam kertas tempel dan menempatkannya pada tempat-tempat yang biasa kita lewati seperti pada cermin lemari maka hal itu akan memberikan kekuatan pada diri kita. Kekuatan keyakinan dalam diri ini akan memberikan sugesti pada diri kita bahwa semua itu dapat tercapai dengan izin Allah Swt dan diiringi dengan usaha.
- Menuliskan keinginan merupakan bentuk memprioritaskan hal yang penting untuk dicapai. Dengan menulis, maka kita mampu mengetahui keinginan mana yang dipandang penting dan mana yang tidak penting. Penting memiliki arti harus segera dituntaskan.
- Menuliskan keinginan adalah wujud komitmen oleh yang menuliskan dan sekaligus dapat dibaca oleh orang-orang terdekat. Orang-orang terdekat ini dapat terus mengingatkan kepada si penulis dalam bentuk semangat, motivasi yang menjadi daya ungkit untuk mewujudkannya.
Demikian yang harus kita lakukan agar hidup kita terarah dan tidak sia-sia segala waktu yang telah kita lewati.
HAHA-HIHI KEMUNAFIKAN TENAGA PENDIDIK
HAHA-HIHI KEMUNAFIKAN TENAGA PENDIDIK
Pendidik adalah sosok yang dituntut memiliki kreatifitas ketika mengajar, agar dapat mencuri perhatian seluruh muridnya untuk memerhatikan setiap kata yang ia ucapkan.
Lebih-lebih untuk jenjang yang lebih tinggi. Seorang pendidik di jenjang yang lebih tinggi memang memiliki risiko dan tanggung jawab lebih besar karena seluruh peserta didik dihadapannya sudah dapat berpikir kritis.
Tak jarang pendidik pada jenjang lebih tinggi ini lebih memilih metode pembelajaran ceramah pada peserta didiknya, melenceng dari itu pendidik memilih metode diskusi agar peserta didiknya dapat bertukar pikiran dengan teman lainnya.
Ceramah menjadi pilihan utama bagi pendidik jenjang tinggi karena metode ini dapat dimungkinkan untuk pendidik melakukan stand up didalamnya. Ya. Karakteristik peserta didik tingkat tinggi memang membenci penjelasan materi dengan ceramah, namun berbeda ketika ceramah itu dimodifikasi dengan sedikit candaan dari pendidiknya namun candaan tersebut masih berada dalam topik pembelajaran yang sedang dibahas.
Hal ini dilakukan sebagian pendidik sebagai jembatan penyampai ilmu. Ketika materi yang disampaikan dengan sedikit canda dapat diterima peserta didik, diharap hal ini akan terus menerus melekat dalam memori jangka panjang peserta didik. Sehingga ketika pendidik melakukan apersepsi dalam pembelajarannya, mudah saja bagi siswa untuk mengingat materi tersebut.
Tak banyak memang pendidik yang memiliki selera humor tinggi dalam penyampaian materi. Karena memang prioritas pendidik bukanlah untuk difavoritkan peserta didiknya melainkan dapat menyampaikan segala materi yang sudah ditetapkan.
Namun tak jarang sering kita jumpai lelucon pendidik ini sifatnya munafik. Pendidik terlalu memaksakan diri untuk tampil lucu dalam penyampaiannya namun lelucon yang dibawakannya adalah sebuah kebohongan besar yang sangat diketahui peserta didiknya. Walaupun lelucon tersebut berhasil membuat tawa seluruh peserta didiknya. Seperti halnya saat menyampaikan materi astronomi, pendidik menyampaikan "namanya bintang beruang, sebelum ada GPS bintang ini digunakan sebagai petunjuk arah kapal berlayar. Tapi setelah saya dekati bintang itu bentuknya bukan beruang melainkan bunglon". Ya kalimat tersebut menghasilkan gelak tawa namun bohong. Walaupun peserta didik tertawa, mereka sebenarnya juga paham bahwa gurunya telah berbohong karena tidak mungkin gurunya mendekati bintang, ke bulan yang letaknya lebih dekat dari bumi saja belum pernah apalagi ke bulan ?
Hal demikianlah yang harus kita hindari sebagai calon pendidik. Boleh-boleh saja mengundang gelak tawa dalam penyampaian materi namun sifatnya harus real jangan sekedar omong kosong yang justru merugikan diri sendiri karena menyebabkan dosa dari kebohongan yang diucapkannya.
PENJARA INI SUDAH DIBUAT NYAMAN NAMUN TAHANAN MASIH MERASA TAK BETAH. KENAPA BEGITU ?
PENJARA INI SUDAH DIBUAT NYAMAN NAMUN TAHANAN MASIH MERASA TAK BETAH. KENAPA BEGITU ?
Banyak diantara kita membayangkan sesuatu yang menyeramkan saat berbicara soal penjara. Asumsi yang sama ini terjadi karena banyak sinema elektronik yang mengangkat kisah didalam penjara. Dimana tergambar jelas dalam sinema tersebut bahwa hidup dipenjara itu tidak bebas karena terkurung didalam sel. Dan tak jarang antara satu tahanan dengan tahanan lain dibiarkan saling beradu.
Tahukah kamu, sebenarnya penjara tidak semenyeramkan itu. Setting penjara dibuat sangat nyaman. Kehidupan yang saling diadu dalam penjara seperti disinema elektronik juga tidak benar, karena dalam penjara seluruhnya hidup secara rukun. Selain itu, tahanan juga tidak selamanya berada didalam sel, akan ada saat dimana mereka keluar dari sel melakukan kegiatan namun masih dilingkungan lapas.
Seperti di LPKA (lembaga pembinaan kelas anak) Pria Tangerang. Penjara Anak ini sangat nyaman, kondisi penjara disetting seperti sekolah. Karena sejatinya setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk melaksanakan pendidikannya. Oleh sebabnya setiap lapas anak selalu disetting sedemikian rupa mirip dengan gedung sekolah untuk melaksanakan pendidikan mereka.
Perlu kalian ketahui, LPKA Pria Tangerang ini fasilitasnya sangat bagus. Terdapat ruang praktik mesin untuk jenjang SMK, terdapat perpustakaan untuk mereka mengerjakan tugas jika suatu waktu memerlukan sumber belajar tambahan, terdapat galeri keterampilan untuk memajang setiap karya anak didik lapas, terdapat ruang komputer untuk anak multimedia, pun juga terdapat lapangan multifungsi yang digunakan anak didik lapas untuk kegiatan mata pelajaran olahraga.
Saya rasa semuanya sesuai dengan fasilitas sekolah pada umumnya. Untuk membedakan tiap jenjang anak lapas ini maka diberikanlah seragam lengkap dengan atributnya dari bantuan dana bos yang mana telah terjadi kerjasama antara kemendikbud dengan kemenkumham dalam melakukan pelayanan pendidikan pada anak yang melangga aturan norma ini.
Walau lapas telah disetting senyaman demikian mereka masih tetap dibuat tidak betah. Bukan masalah kondisi lapas, melainkan mereka tidak betah menahan rindunya dunia luar. Rindu akan keramaian diluar lapas, bermain bersama teman-teman sekampung, rindu berkumpul dengan formasi lengkap yang keluarga, rindu segala hal yang tidak mereka dapatkan didalam lapas.
Lebih-lebih untuk mereka yang rumahnya terlampau jauh dari lapas. Orangtua mereka akan sangat jarang sekali berkunjung ke lapas. Mau tidak mau mereka harus mampu menahan beratnya rindu keluarga.
Setelah mengetahui kondisi lapas berdasarkan artikel yang saya tulis, berhentilah berpikir tentang hal-hal menyeramkan (negatif) didalam penjara. Karena penjara tidak semenyeramkan itu. Sama halnya dengan lapas anak, lapas orang dewasa juga tidak menyeramkan sama sekali.
Senyaman dan setidak menyeramkan apapun namun tetap tidak akan terasa nyaman jika kita jauh dari orang-orang yang kita sayang. Oleh sebabnya bersyukurlah kalian yang masih mampu menjaga perilaku kalian, jangan sesekali berbuat onar hingga masuk kedalam jeruji besi. Jadilah warga negara yang baik dan santun.
PESAN TERSIRAT LIRIK LAGU IWAN FALS INI BIKIN MAHASISWA MERENUNG
PESAN TERSIRAT LIRIK LAGU IWAN FALS INI BIKIN MAHASISWA MERENUNG
Apakah kalian penggemar lagu-lagu Iwan Fals ?
Kalau iya, tentu kalian tahu bagaimana karakter vokalis sekaligus si penulis lagu ini dalam menuliskan lirik lagunya.
Ya. Bang Iwan selalu menuliskan lagunya dengan bumbu 'kritikan'. Tak tanggung-tanggung lagu yang ditulisnya berupa kritikan ditunjukkan langsung pada para pejabat. Sehingga hal ini menyebabkan dirinya terjerat kasus hukum karena menyinggung pemerintah.
Karyanya tak pernah buruk dimata penikmat musik. Lirik yang disajikan selalu bermakna dan tak bertele-tele. Terbukti seluruh lagunya berhasil membuat kagum semua orang yang mendengarkan.
Seperti contohnya lagu yang ditujukan pada mahasiswa yang berjudul "Sarjana Muda". Sudah pernah dengar ?
Kalau belum, download dan dengarkan sekarang juga!
Lagu ini sukses membuat mahasiswa merenungi nasib. Pesan dari lagu ini benar-benar tersampaikan, tepat menancap dalam hati dan membuat mahasiswa termenung sedih.
Lagu ini menceritakan sosok sarjana muda yang susah mencari kerja lantaran hanya mengandalkan ijazahnya. Dalam lirik ini juga tak tanggung-tanggung mengucapkan 'sia-sia usaha 4tahun didunia kampus'.
Melalui lagu ini Bang Iwan tidak mermaksud membujuk kalian untuk tidak kuliah. Jika dipahami pesan tersirat dalam lagu ini adalah Bang Iwan menyindir seluruh sarjana muda yang berkuliah monoton selama empat tahun. Kuliah tanpa mengikuti kegiatan-kegiatan yang tersedia di kampus. Oleh sebabnya dalam lirik disampaikan 'mengandalkan ijazahmu'.
Berbeda dengan mahasiswa yang kuliah namun aktif dalam beberapa kegiatan. Tentu ia tak mengandalkan ijazah, karena disamping ijazah ia juga memiliki kemampuan yang selama berkuliah selalu diasahnya. Sehingga setelah lulus dan mencari pekerjaan pun tidak terasa sulit karena sudah terlatih kemampuannya.
Jadi temen-temen. Buat kalian yang merasa kuliahnya monoton, mbok ayo gitu diisi waktu senggangnya buat ikut kegiatan-kegiatan gitu lo. Yang sekiranya berhubungan dengan jurusanmu tapi tidak di MK-kan dalam jurusanmu. Kan bermanfaat juga to ? Ndak rugi juga to ? Biar kalau tiap malam ngerjain tugas sambil dengerin lagu 'Sarjana Muda' nya Bang Iwan nggak ikutan baper.
Langganan:
Postingan (Atom)























